Sejarah Baju Kebaya

Sejarah Baju Kebaya

Halo Sahabat Esa Jaya, apakah kamu memiliki kebaya? Apakah kamu suka memakai kebaya? Ke acara apakah kamu akan memakai kebaya terbaik? Ya, saat ini baju kebaya sudah menjadi ciri khas budaya Indonesia, terutama kaum hawa. Di setiap momen-momen penting, banyak yang menggunakan kebaya sebagai mode fashionnya. Mulai dari ibu negara Indonesia, hingga para remaja. Kain kebaya sudah banyak dikreasikan dengan berbagai model. Bahkan banyak desainer yang khusus membuat kain kebaya. Harganya pun terbilang fantastis. Namun tahukan kamu jika dahulu tidak semua orang menggunakan kebaya di momen-momen bahagia mereka? Penasaran seperti apa sejarah baju kebaya? yuk kita simak informasi mengenai sejarah baju kebaya.

Baju Kebaya (Mode dari Indonesia)

Saya masih ingat, kalau orang-orang wanita zaman dahulu selalu menggunakan baju kebaya, kemanapun mereka pergi. Bahkan istri-istri presiden Negara kita juga masih sering memakai baju kebaya kemana saja. Hal itu menunjukkan identitas mereka sebagai warga negara Indonesia.

Baju kebaya adalah pakaian tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia yang dibuat dari kain kasa yang dikombinasikan dengan sarung, batik, atau pakaian tradisional yang lain seperti songket. Kebaya berasal dari bahasa Arab yaitu “Abaya” yang berarti pakaian. Menurut penelusuran sejarah, kebaya berasal dari Tiongkok ratusan tahun silam. Kemudian menyebar ke Malaka, Jawa, Bali, Sumatera, dan Sulawesi. Dari setiap daerah tersebut muncul beberapa variasi baju kebaya dengan ciri khas yang berbeda-beda, variasi ini terjadi pada umumnya dipengaruhi oleh budaya lokal suatu tempat.

Baju Kebaya Bagi Wanita Belanda dan Cina

Sebelum tahun 1600-an di pulau Jawa, kebaya adalah pakaian yang hanya dikenakan oleh keluarga kerajaan. Pada akhir abad ke-19, para wanita dari negara Belanda juga menyukai baju kebaya untuk digunakan dalam acara resmi yang cocok dengan iklim tropis di Indonesia. Pada masa ini kebaya sudah mulai mengalami perubahan yang dulunya hanya menggunakan tenunan mori saja, sekarang telah menggunakan tenunan sutera dengan sulaman warna-warni. Selain di kalangan wanita Belanda, kebaya juga sangat populer di kalangan wanita Cina. Karena inilah muncul istilah kebaya encim.

Beberapa filosofi berpendapat bahwa kebaya merupakan jenis busana yang dipakai oleh kalangan wanita Jawa khususnya di lingkungan Yogyakarta dan Surakarta, Jawa Tengah. Baju kebaya dikenakan oleh kalangan wanita bangsawan maupun kalangan rakyat biasa baik sebagai busana sehar-hari maupun pakaian upacara.

Baju Kebaya Membuat Wanita Menjadi Anggun

Tahukah kamu, jika mengenakan baju kebaya akan membuat wanita menjadi seorang yang anggun dan mempunyai kepribadian. Potongan baju kebaya yang mengikuti lekuk tubuh membuat wanita harus bisa menyesuaikan dan menjaga diri. Semakin berkembangnya zaman, baju kebaya secara tidak langsung menjadi simbol feminisme. Yaitu busana khas wanita yang kini telah menjadi busana nasional yang modern namun tidak meninggalkan akarnya. Salut dengan masyarakat Indonesia.

Demikian informasi mengenai sejarah baju kebaya yang ada di Indonesia. Semoga informasinya bermanfaat, dan mendorong kita untuk lebih mencintai dan menghargai budaya Indonesia. Kenakanlah kebaya kita, ciri khas dari bangsa Indonesia, dan tampillah seperti wanita yang anggun.

 

Salam Konveksi Esa Jaya

Sejarah Baju Kebaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *